Move on itu tidak mudah. Membuat diri sadar dengan keadaan perlu mindset
yang baik dan bagus. Dan mindset itu kadang bukan dari ide kita, bisa saja
mindset dari oranglain. Nah diantara orang lain itulah yang sulit ditemukan
mindset yang baik. Kadang orang lain adalah sumber masalah karena tidak bisa
mengatasi masalahnya sendiri, lalu yakinkah kamu menanyakan mindset kepada
mereka ?
bisa jadi, kamu mendapat hinaan dari mereka karena mereka menganut mindset yang salah. Atau bisa menjadi boomerang bagi diri kamu sendiri. Nah jadi move on yang baik, harus dari diri sendiri, ambil yang baiknya
dari mereka. Jangan disama-samakan saran mereka jika keadaanmu masih ragu. Karena setiap masalah orang beda-beda. Dan didunia ini tidak ada yang sempurna
terlebih seorang motivator sekalipun, karena yang sempurna hanyalah Allah swt, curhadkan saja
masalahmu kepada allah, lalu berjalan dimuka bumi ini tidak dalam keadaan
lemah. Bahwa hidup harus punya tujuan dan cita-cita. Hati jangan mudah
dihancurkan oleh oranglain, karena untuk saat ini, diusiamu cinta hanya berhak
dimiliki oleh keluarga dan juga allah swt.
Karena allah maha pencemburu, jika kamu menjalin hubungan dengan orang
yang tidak disukainya. apalah dayamu sebagai manusia yang tidak sempurna
mempertahankan. Ibarat ikan yang ada ditengah laut akan bertemu dengan sayur
sawi diatas gunung dalam satu piring nasi karena Allah mempertemukan. Begitu juga dengan manusia, berdoalah
yang baik kepada allah, keluhkan masalah ini kepadanya. Karena jika tidak
sekarang, lusa juga akan terbalas doa-doa. Maka ikutilah kata-kata
orangtua dan guru. Jika pacaran itu tak baik.
Jika ada guru yang memperbolehkan pacaran. Katanya, selama pacaran nya
positif dan sehat, tidak menyakiti diri
sendiri, menjadi lonjak semangat, mempermudah keadaan, penyejuk dalam
kesedihan, penutun dalam kebaikan, selama dalam keadaan itu kita boleh
mengenalnya. Jika cocok bisa dipinang. Ibarat membeli sepatu haruslah dicoba
dulu dalam keadaan yang wajar tanpa merusak sepatu itu sendiri sebelum
dibeli.
Tetapi, jika kamu masih kurang mental, pacaran yang dijalani masih kurang sehat, setiap kali harus memakan hati dan luka. Bahkan berimbas kepada dirimu sendiri, dan pelariannya semakin menjauhkanmu kepada Allah. Selama kamu sadar, kamu harusnya takut jika terjerembab kepada pacaran yang lebih menggila. Lalu kamu menjadi rusak. Karena tipu daya setan lebih lembut untuk orang yang menjauh dari Allah. Untuk itu kamu harus ambil jalan tengah, dari dua pandangan argumen guru tadi.
Bahwa kamu sekarang harus fokus dengan studimu, pekerjaanmu dan masa depanmu. Dengan meninggalkan hal—hal yang membuat kamu lemah. Kamu harus menata hidupmu ulang dengan mencintai dirimu sendiri, membenarkan penampilanmu yang lama mulai merosot dan tertinggal karena kurangnya modal keuangan mungkin. Dari keadaan yang terjadi rasanya benar jika laki-laki yang baik akan bertemu dengan wanita baik. Dan wanita yang buruk akan bertemu dengan laki-laki yang buruk pula. Untuk itu selalu lah berdoa dan berusaha memantaskan diri lebih baik lagi.
Mantan ?, sekarang dia bukan orang yang spesial
lagi, sekalipun dia menjadi raja, atau bahkan orang kaya, dia bukan orang yang special juga, karena
rajamu adalah allah yang jauh maha baik dan maha kaya daripada mahluknya yang sombong.

Comments
Post a Comment