Skip to main content

Posts

Terbaru

REMAH REMAH ROTI

Ini bukan cerita tentang aku saja, tapi ini adalah cerita untuk semua yang hidup, yang tertawa dimuka bumi, yang menangis menghamba diri, dan yang menutup mata dengan kepalsuan. Semua sama tahu saja jika yang masih berproses itu di anggab remeh.  Aku menatap pada remah-remah roti itu. Membuat personifikasi kepadanya bahwa manusia yang miskin akan tersisih oleh penilaian orang lain yang sudah berada di level 10. Mereka berasal dari keluarga yang berada, mereka memulai bisnis pun jalan nya halus tidak sesukar jalan berbatu tajam yang kutempuh. Dengan tertatih aku melanjutkan hidup. Tanpa support dari orangtua ku. Ayahku meninggal 2 tahun yang lalu, mendiang ayah masih hidup kami hidup berpindah-pindah meski ibu menginginkan rumah akan tetapi tidak pernah terwujud harapan itu karena kurangnya uang yang kami miliki. Aku hanya tahu caranya belajar, belajar, dan belajar untuk status akademik ku. Aku tidak tahu cara membantu kedua orangtua ku dengan uang. Sampai suatu hari aku melihat aya...
Recent posts

Body Shaming ( Salah Siapa ? )

  “Ini tidak salah mereka jika menilai ku seperti ini keadaannya. Semua Karena salahku, karena aku sering menunda waktu untuk makan, sering malas ber olahraga, sering disakiti hati lantaran cinta, kurang tidur” Dan alasan lain yang kamu lontarkan. Well, kamu menyalahkan dirimu sendiri ? Benar, semuanya salahmu di awal seandainya kebiasaan buruk itu tidak pernah kamu lakukan maka bisa jadi kamu menjadi wanita yang memiliki bentuk tubuh yang ideal. Bukankah itu yang kamu dambakan saat ini ? Didalam benakmu memiliki tubuh yang ideal akan mudah diterima didunia pekerjaan, akan tampil menawan dalam penampilan, dan akan mudah mendapatkan pujaan hati yang diatas rata-rata. Ketika berbalik 180̊ dari kenyataan kamu insecure dengan dirimu sendiri. Tapi begini sih keadaanku, hitam, jelek, keriting, kurus, miopi, jerawatan, pendek, ompong, bisa gak sih semua ini dirubah ? Ini yang sering kamu keluhkan, pendeskripsi-an diri yang kurang berkenan dihati semua kamu keluarkan kamu berbica...

IKHLAS MELEPAS DIA PERGI KE LAIN HATI

Broken heart itu menyakitkan. Seperti berakhirnya nya kehidupan. Sakit yang dirasa lebih menusuk kehati. Rasa kehilangan orang yang di sayang begitu menjadi-jadi. Perjalanan waktu yang panjang berakhir sia-sia. Dia yang terlebih dulu meninggalkan aku yang tidak cantik ini. Laki-laki mana yang mau bertahan ? Ini luka yang tidak hanya sekali. Aku hafal fase peralihannya. Yang paling sakit adalah fase awal dimana aku ditinggalkan. Aku kehilangan orang yang menyayangiku, hilang sebuah sosok harapan untuk bahtera rumah tangga masa depan. Sedih memang namun apa daya sedang dia telah pergi meninggalkan. Setiap yang pergi harus menjalani masa yang panjang untuk berbalik lagi atau tidak sama sekali, dan di fase itu, ada penantian dan pengharapan. Aku tidak tau, tamu siapa lagi yang menambat dihati ini. Setelah melepas kepergiannya,   sekarang aku hilang kepercayaan pada yang datang. Bahwa dapat dipastikan setiap yang datang akan pergi. Karena tidak ada orang yang mampu bertaha...

Cara Mengubah Format CDR Menjadi Format TIFF

Ketika kita selasai mendesain spanduk di Coreldraw maka spanduk itu akan kita cetak. Caranya salah satunya dengan mengubah format Cdr ke format Tiff.  Klik file pilih Export. Maka akan muncul kotak dialog sebelum Export disitu beri namanya misalkan“mendesain spanduk warung makan” lalu ubah formatnya menjadi PSD-Adobe Photoshop lalu klik Export. Lalu masukan ukuran spanduk 300 x 80 pada kotak yang saya beri lingkaran merah kemudian klik oke. Kemudian buka Adobe Photoshop dan tunggu hingga aplikasinya terbuka. Klik menu file lalu pilih open untuk membuka kembali hasil desainan Corel Draw yang formatnya telah diubah menjadi PSD sebelumnya. Tinggal klik file nya kemudian klik Open.       Jika file tersebut telah terbuka di Photoshop, maka klik menu Image kemudian pilih Image Size. Maka akan ta...

Ketika Sang Introvert Bergabung Dunia Luar

Aku benci menulis, sebab ide-ide yang ingin kutuliskan itu hilang karena terlalu dipikirkan. Semakin lama aku duduk berimajinasi, semakin tulisan itu bagai larut bersamaan dalam segelas kopi. yang menjadi saksi kerjaku dimeja itu. Nihil, manisnya ada, bagiku sendiri. Tapi kafien itu bagai ceritaku yang sulit tertuliskan dalam kata-kata. Hilang, buyar hanya dalam lamunan saja. Sebenarnya aku ini penulis apa ? Aku menarik nafas dalam, berusaha mengerti diriku lebih dalam lagi. Mungkin aku cocoknya menjadi seorang pemeran dalam teater ?. Masalah ekting kadang membuat semangatku melonjak. Aku juga kadang mengolah vocal suaraku dalam karakter tertentu. Berbicara sendiri dalam sunyi. Ya itu aku, mungkin bakatku bukan penulis, but iam be actor. Imajinasiku perlahan terhenti karena otakku beralih kerja memikirkan bagaimana aku memulainya. Biasanya sebuah teater mempunyai sanggar, sanggar itulah tempat berlatih para pecinta seni. Dari junior hingga para senior. ...

Penjara Polres Kotim (Nasip Dibalik Jeruji Besi)

Masuk pintu gerbang pertama, Riska bertanya pada polisi yang sedang melotot menatap kami. Tatapannya seakan penuh curiga. “Hendak menjenguk siapa ?”   Tanya polisi itu. “Dodit setiawan pak” jawab Riska. “Atas nama siapa ?” polisi itu balik bertanya. “Atas nama Dodit Setiawan pak” jawab Riska mengulang. “Iya atas nama siapa ?” polisi itu menegaskan suaranya. Aku mengalih pandang, suara mereka menjadi terdengar samar, lalu Riska menepuk belakang ku kamipun menuju tempat dimana Dodit ditahan. Langkah pertama ketika aku memasuki ruangan itu, senyap dan agak gelap dalam ruangan yang panjang. Searah dengan jalan itu terlihat para tahanan duduk tersungkur didalam jerusi besi. Mereka banyak sekali dengan kepala botak semua. Riska melangkah cepat pada ruang temu tahanan, tapi polisi berteriak dari kejauhan “ambil nomor antrian dulu”   langkahku serasa tertekan, hatiku semakin tak keruan , lalu Riska berbalik arah mengambil nomor antrian. Kami dapat nomor antrian 02. Hari ...

Move On Sesungguhnya

Move on itu tidak mudah. Membuat diri sadar dengan keadaan perlu mindset yang baik dan bagus. Dan mindset itu kadang bukan dari ide kita, bisa saja mindset dari oranglain. Nah diantara orang lain itulah yang sulit ditemukan mindset yang baik. Kadang orang lain adalah sumber masalah karena tidak bisa mengatasi masalahnya sendiri, lalu yakinkah kamu menanyakan mindset kepada mereka ? bisa jadi, kamu mendapat hinaan dari mereka karena mereka menganut mindset yang salah. Atau bisa menjadi boomerang bagi diri kamu sendiri.  Nah jadi move on yang baik, harus dari diri sendiri, ambil yang baiknya dari mereka. Jangan disama-samakan saran mereka jika keadaanmu masih ragu. Karena setiap masalah orang beda-beda. Dan didunia ini tidak ada yang sempurna terlebih seorang motivator sekalipun, karena yang sempurna hanyalah Allah swt, curhadkan saja masalahmu kepada allah, lalu berjalan dimuka bumi ini tidak dalam keadaan lemah. Bahwa hidup harus punya tujuan dan cita-cita. Hati jangan mu...